FREE! HOSTING WEBSITE DI DEEPWEB ( DOMAIN ONION) – TUTORIAL

0
9

link Daniel’s Hosting :

Semoga bermanfaat 🙂

Deep Web (juga dikenal dengan nama Deepnet, Darknet, Invisible Web, Undernet atau Hidden Web) di Indonesia dapat disebut sebagai Web Dalam. Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk ke dalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu dengan menggunakan mesin pencari web yang menggunakan indeks mesin pencari web. Deep Web berbeda dengan Dark Internet, dimana komputer tidak dapat lagi dijangkau melalui Internet, atau dengan Darknet yang merupakan jaringan untuk menukarkan data, yang dapat digolongkan sebagai bagian kecil dari Deep Web.

Mike Bergman, pendiri BrightPlanet yang memberikan istilah tersebut,[1] mengatakan bahwa mencari di Internet pada saat ini dapat dibandingkan dengan menjaring ikan di permukaan laut: akan mendapatkan banyak ikan yang tertangkap di jaring, tetapi informasi yang sangat dalam tidak akan tertangkap.[2] Kebanyakan dari informasi yang terdapat di jaringan Internet, terkubur sangat dalam situs yang dinamis, dan mesin pencari web yang standar tidak dapat menemukannya. mesin pencari web yang tradisional tidak dapat “mendeteksi” atau mengambil data di dalam Deep Web. Halaman-halaman tersebut dianggap tidak ada hingga mereka tercipta secara dinamis sebagai hasil dari pencarian secara spesifik. Sejak tahun 2001, Deep Web telah dinyatakan memiliki ukuran yang lebih besar dari Web biasa.[3]

Ukuran Deep Web berdasarkan ekstrapolasi yang dilakukan oleh Universitas California, Berkeley pada tahun 2001,[3] memperkirakan bahwa Deep Web memiliki ukuran sekitar 7,5 petabita. Ukuran yang lebih akurat disebutkan dalam penelitian yang dilakukan oleh He, et al. (2003) mendeteksi sekitar 300.000 situs Deep Web yang ada di seluruh Web pada tahun 2004,[4] dan menurut Shestakov, sekitar 14.000 situs Deep Web berada di bagian web Rusia pada tahun 2006.[5]

Jack Oliver, dalam paper sebuah seminar mengenai Deep Web yang dipublikasikan dalam Jurnal Publikasi Elektronik, menyebutkan bahwa Jill Ellsworth menggunakan istilah invisible Web atau Web tak kasat mata pada tahun 1994 untuk mengacu kepada situs web yang tidak teregistrasi dengan mesin pencari web apapun.[3] Bergman mengacu kepada artikel yang diterbitkan pada bulan januari 1996 oleh Frank Garcia:[6]

Situs ini adalah situs yang didesain dengan baik, tetapi mereka tidak melakukan proses registrasi dengan mesin pencari web apapun. Sehingga tidak ada yang dapat menemukan mereka. Secara teknis, situs tersebut merupakan situs yang tersembunyi. Saya menyebutnya sebagai invisible Web atau ‘Web tak kasat mata’.

Salah satu awal penggunaan istilah Invisible Web adalah oleh Bruce Mount dan Matthew B. Koll yang berasal dari Library Software, dalam deskripsi mengenai @1 Deep Web Tool yang ditemukan pada wawancara press pada bulan Desember 1996.[7]

Penggunaan pertama dari istilah Deep Web, sekarang secara umum diketahui berdasarkan kepada laporan pada tahun 2001 yang ditulis oleh Bergman.

Sumber :

source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here